Media Dan Moralitas Bangsa

Media massa merupakan alat informasi yang harus diperhitungkan dalam pembentukan moral suatu bangsa. Karena dari sanalah banyak informasi yang di serap oleh masyarakat. Bangsa ini akan tetap teguh dalam pemahaman etika timurnya, jika sistem informasi yang di keluarkan oleh media elektronik dan cetak sesuai dengan etika komunikasi jurnalistik.

Etika komunikasi jurnalistik merupakan kaidah-kaidah non hukum yang mengatur proses komunikasi baik tatap muka atau antar pribadi (komunikasi sosial) maupun yang menggunakan media massa. Etika komunikasi ini kadang sering dilupakan oleh sebagian oknum media massa dalam memberikan beritanya kepada publik, dengan dalih kebebasan dan nilai berita (news value).

Kebebasan pemberitaan, kebebasan informasi dan kebebasan menyampaikan pendapat sering di salah artikan dan diterjemahkan salah satu contoh kasus video porno mirip Aril- Luna dan Aril – Cut Tari terus di tayanangkan dan menjadi headline di semua media massa, sebelum KPI melarang menyiarkan di TV banyak pelaku industri pertelevian kita sedikit mengambil cuplikan video tersebut, tanpa memperdulikan dampaknya bagi masyarakat.

Dampak yang jelas bagi masyarakat Indonesia adalah keingintahuan terhadap apa yang telah diberitakan oleh media massa. Contoh kasus yang santer sekarang di beritakan adalah video porno mirip para artis, masyarakat mulai memburu film tersebut dari media Internet. Masyarakat ini kebanyakan kelompok pelajar SD, SMP, SMA dan bahkan mahasiswa.

Jika kejadian ini dibiarkan terus menerus tidak akan mustahil moralitas bangsa ini akan hancur. Tidak ada lagi etika sopan santun dan sek bebas akan merajalela.

Oleh sebab itu, media massa mulai sekarang harus berpikir bagaimana mengemas acaranya dengan baik dan mempersatukan nilai bisnis dan moralitas bangsa ini. Paling tidak mentaati kode etik jurnalistik yang sedang berlaku.

Tugas moralitas di sini, bukan saja tugas media massa melainkan semua pemuka agama dan pemerintah serta keluarga. Pemuka agama memberikan tausiyah kepada masyarakat tentang moral dan etika yang sesuai dengan agamanya masing-masing, begitu juga dengan pemerintah mengeluarkan peraturan yang berpihak kepada adat ketimuran. Begitu pula dengan keluarga dalam mendidik mental generasi muda, karena pendidikan yang paling utama adalah dalam keluarga itu sendiri. Sehingga moralitas bangsa ini tetap terjaga dan acara di media massa tetap berhaluan dengan aturan main dalam etika dan moralitas bangsa Indonesia.

3 Balasan ke Media Dan Moralitas Bangsa

  1. julianusginting mengatakan:

    peran media sangat besar dalam hal ini jd media haruslah berhati2 mana yg mau diangkat ke konsumsi publik mana yg ga…jgn hanya ngejar beritaa

  2. ali jibril assegaf mengatakan:

    Artikel ini memberikan cahaya di mana kita dapat mengamati realitas. Hal ini sangat bagus dan memberikan informasi yang mendalam. terima kasih atas artikel ini, bagus..
    ahlulkisa_raikhannahdliyin

  3. luthfi mengatakan:

    terima kasih mas atas kunjungan yang Anda lakukan. semoga tulisan saya bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: